Pantai Lampu’uk, Aceh

Kategori : Pantai

Pasca terjadinya peristiwa tsunami yang sempat meluluhlantakkan sebagian wilayah Provinsi Aceh. Publik dihebohkan dengan sebuah masjid yang tetap berdiri tegak di tengah-tengah reruntuhan bangunan yang ada di sekitarnya. Ternyata area masjid tersebut tidak jauh dari pantai indah yang memanjakan mata.

Pantai tersebut dinamakan Pantai Lampu’uk yang sangat terkenal di wilayah Aceh Besar. Airnya yang terlihat biru kehijauan ditambah dengan pepohonan pinus yang tumbuh di sekitar tepi pantai, menambah keindahan dan keunikan pantai yang terletak di Desa Meunasah Masjid, Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Naggroe Aceh Darussalam.

Pantai Lampu’uk memiliki garis pantai sepanjang 5 kilometer yang membentuk sebuah teluk kecil. Gulungan ombak di pantai ini cukup besar namun tetap bersahabat, sehingga cocok bagi pecinta surfing (berselencar). Tidak hanya berselancar, pengunjung juga dapat menikmati fasilitas lainnya seperti banana boat, dan padang golf yang berada di kawasan pantai.

Penanda

1. Krim tabir surya atau sun block.
Jangan pernah pergi ke pantai sebelum Anda mengoleskan krim tabir surya atau sun block ke kulit, terutama di wajah. Karena sengatan matahari bisa membakar kulit yang tidak tertutup sun block. Alhasil, setelah liburan kulit akan mengelupas seperti sisik ular.

2. Kacamata hitam atau sunglasses.
Kacamata hitam cukup berguna untuk menangkal sinar matahari yang menyilaukan pandangan, terutama di siang hari. Saat Anda berjemur atau bermain voli pantai, keberadaan matahari akan cukup menggangu pandangan. Maka tidak ada salahnya menenggerkan kacamata hitam di depan mata Anda untuk mendapatkan liburan yang nyaman.

3. Sandal.
Tinggalkan sepatu kets, apalagi hak tinggi, ketika liburan di pantai karena dua jenis alas kaki itu tidak akan berfungsi sempurna. Di pantai, alas kaki yang menjadi andalan adalah sandal, baik yang berbentuk sandal biasa maupun jepit.

Berjalan di pantai dengan sandal membuat langkah kaki ringan. Pasir pantai tidak akan menyelip antara sela-sela kaki dengan alasnya, tak seperti sepatu yang membuat pasir mengendap di dalamnya.

4. Kain pantai.
Jangan lupa membawa kain pantai saat liburan di tepi laut. Selain berfungsi sebagai alas duduk atau rebahan, kain pantai juga bisa dililit ke tubuh menjadi gaun atau rok.

5. Air mineral.
Sediakan sebotol air mineral dalam barang bawaan Anda. Cuaca yang cukup panas di pantai bakal menyerap cairan tubuh. Akibatnya Anda akan mudah haus. Sekitar pantai, pastinya ada banyak penjual air kemasan. Tapi sebaiknya hindari air berasa manis karena hanya akan menambah rasa haus. Selain itu, air mineral jauh lebih baik dari air kemasan mana pun karena mampu mengganti cairan tubuh dengan maksimal.

6. Kamera.
Kamera, jangan pernah melupakan benda yang satu ini, kemana pun tujuan liburan Anda. Dengan kamera, momen liburan dapat diabadikan. Hasilnya pun bisa Anda tunjukan ke kerabat dan teman. Pasalnya, no pic, hoax.

7. Perlengkapan menyelam atau snorkling
Laut yang biru dengan komunitas di bawahnya yang menawan kerap menarik kita untuk melihatnya. Bila Anda ingin mengintip habitat di bawah laut, baiknya sediakan perlengkapan menyelam. Jika tidak bisa menyelam, Anda masih bisa melihat keindahan bawah laut dengan snorkling. Bagaimana bila Anda tidak memiliki perlengkapannya? Tidak perlu khawatir karena banyak pantai yang saat ini sudah menyediakan jasa penyewaan alat selam atau snorkeling.

8. Pelembap rambut atau conditioner.
Kala berlibur ke pantai, ada baiknya Anda membawa sampo yang dilengkapi dengan pelembap rambut atau conditioner. Pasalnya, suhu udara yang kering disertai angin membuat rambut mudah kering, patah-patah,  bahkan rontok. Conditioner yang Anda bawa bisa menjadi senjata untuk mempertahankan kelembapan rambut sehingga tidak mudah rusak.

9. Tas.
Setelah membawa semua perlengkapan itu, jangan lupa sediakan satu tas berukuran sedang yang mudah dibawa ke mana saja. Sudah pasti tas tersebut akan membantu Anda mengemas pelbagai keperluan liburan di pantai. Selain itu, tas juga bisa menjadi tempat penampungan sampah sementara sebelum Anda menemukan tong sampah. Jadi tidak ada sampah yang tercecer di pantai.

10. Makanan Ringan

Di pantai, memang sering ditemui beberapa pedagang yang menjual aneka makanan. Tetapi, tak ada salahnya bagi Anda untuk membawa bekal makanan sendiri. Bawalah makanan yang praktis, seperti pisang atau roti isi (sandwich). Jika Anda mempunyai cooler box, manfaatkanlah untuk membawa aneka buah dalam kondisi dingin, ataupun minuman dingin. Sehingga Anda dapat membuat kegiatan piknik sendiri di pantai.

Untuk saat ini belum ada akomodasi di sekitar pantai. Berbeda kondisinya dengan sebelum tsunami yang banyak tersedia cottage (tempat penginapan) bagi pengunjung.

Jarak lokasi pantai dengan kota Banda Aceh, Ibu Kota Propinsi kurang lebih 20 km. Dari Kota Banda Aceh dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi dalam waktu kurang dari 20 menit. Apabila naik angkutan umum, yaitu labi-labi (angkot) jurusan Banda Aceh-Lhoknga ditempuh kurang lebih 35 menit.

Restauran
  • ,
  • Sate Matang D'Wan,
  • Solong Coffee,
Hospital
  • Bakri Medical Center,
Worship
Police
  • Polsek Lhoknga,
  • Polsek Peukan Bada,
Goverment
Attraction
  • ,
  • Surfing,
Food
  • Ikan bakar,
Event
  • Pacuan Kuda Asal Dataran Tinggi Gayo di Pantai Lampuuk,
Craft
Souvenir
Pantai Lampu’uk, Aceh
Pantai Lampu’uk, Aceh
Pantai Lampu’uk, Aceh
Pantai Lampu’uk, Aceh

KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

LOGIN UNTUK MEMBALAS